Kenali 5 Gejala Herpes pada Anak

Kenali 5 Gejala Herpes pada Anak

Anak dengan daya tahan tubuh yang masih rentan membuatnya mudah terserang virus dan menyebabkan adanya infeksi. Seperti penyakit herpes yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Herpes pada anak ini biasanya ditularkan sesama anak, atau juga dari orang dewasa yang melakukan interaksi langsung dengan si anak. Ini alasan mengapa lebih baik mengurangi kebiasaan membiarkan anak dicium oleh anggota keluarga atau orang yang tidak kita ketahui kondisi kesehatannya.

Gejala Awal Anak Terkena Herpes

Apa saja gejala awal yang umum dialami anak ketika ia terkena herpes? Berikut beberapa di antaranya.

1.     Muncul Ruam Luka pada Area Wajah

Gejala yang paling menggambarkan seseorang terkena herpes ialah muncul ruam luka melepuh pada area tertentu di tubuh. Seperti luka pada area wajah, paling sering dialami atau ditemukan pada anak. Untuk orang dewasa sendiri, munculnya luka ini bisa di area yang lebih tertutup seperti pada area kelamin.

2.     Alami Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Awalnya, anak bisa alami pembengkakan kelenjar getah bening yang membuatnya sulit bergerak dan berbicara. Pembengkakan akibat herpes pada anak biasa dialami 1-2 minggu awal.

Gejala ini juga diikuti oleh gejala lainnya yang menandai terjadinya peradangan di dalam tubuh. Kelenjar getah bening juga mengalami pembengkakan akibat gangguan kerja sel sebagai signal penurunan imunitas. Gejala serupa yaitu sakit tenggorokan akan dirasakan.

3.     Demam

Adanya peradangan dalam tubuh pun ditandai dengan demam. Ketika demam, tubuh mencoba untuk melawan virus dan mengurangi infeksi yang sedang terjadi, membuat suhu tubuh tidak stabil disertai rasa nyeri atau ngilu pada tubuh. Biasanya anak akan lemas dan rewel ketika suhu tubuhnya tidak stabil.

4.     Sakit Kepala dan Mual

Karena peradangan dan penurunan imunitas, tubuh pun mengeluarkan beragam gejala yang membuat si kecil merasa sangat tidak nyaman seperti sakit kepala dan rasa mual yang bisa memicu muntah-muntah.

Nah, sedikit tips parenting saat anak mengalami gejala ini, Anda bisa beri tindakan awal dengan memberinya obat pereda nyeri dan penghilang rasa mual. Jangan paksakan dia untuk makan bila kondisi mualnya cukup parah.

5.     Hilangnya Nafsu Makan

Semua gejala di atas akan membuat ia kehilangan nafsu makan yang menambah rasa lemah dan tidak bertenaga. Belum lagi bila anak Anda tergolong picky eater yang memang pada dasarnya sulit disuruh makan dan hanya ingin konsumsi menu makanan khusus favoritnya saja.

Segera bawa ia ke dokter saat gejala-gejala di atas mulai muncul dan mengganggu aktivitasnya. Lebih menjaga kebersihan, termasuk mengurangi kontak fisik dengan anak bisa menjadi tips parenting untuk pencegahan terbaik agar ia tidak terserang virus ini. Tanpa disadari, herpes pada anak pun bisa dipicu oleh pinjam-meminjam mainan atau benda yang digunakan bersama-sama.

shares